Share

SOLO LEVELLING

Public

09 November 2019

Views: 8

Only Monarch Shadow can pull out souls that have fallen into the abyss of death.
And the Dragon immediately knew Jin Woo's identity at a glance.
King of the Dead, who borrowed a human form, looked at himself with his majestic eyes.

A strong power then moves the dragon's entire body.
But that only lasted for a while.
As the dragon's gaze moved a little further back.
He saw the stupid face of a human who was staring at him with his mouth wide open.

‘Human ... human?’

The dragon recalled the endless hatred of humans, which he had before his breathing was stopped.
Then the pain when his breathing is interrupted because humans reappear.

‘... kill humans’

Tuk -

The dragon goes crazy.
His glowing red eyes caused everyone's body to tremble in fear.

"Everyone ... I will kill all of you"

The air inside the storage room starts to boil.

"Oh, my God…"

The director threw his surprise.
This place is designed to fit the size of a sleeping dragon.
But as soon as the sleeping dragon wakes up and raises its head, this wide place looks very small.

Creack

The dragon's head touched the ceiling and smashed the concrete there.

"Anything?"
"What is wrong…?"

A red light appeared on the dragon's open mouth.
And it starts to form lumps that are getting more and more.
The director and deputy director have seen this red light several times in the past.
Adam who also saw it turned and shouted.

"Director, you must avoid it"
"That's Karmish's breath! Where can I escape from that? "

It was clear that when the red light was released, the entire headquarters of the 『Hunter Bureau』 would definitely collapse.
There is no place to avoid dragon attacks here.

Clang

One employee who turned white fell.
The other two hurriedly entered passwords to lock the door to get out of the storage area.
However, the director and deputy director, who knew that it was useless, only took turns looking at Jin Woo who revived Karmish with an emotional face.

Quaaa-

The red light created by magic finally turned into a very striking ball.
Immediately before the dragon unleashed an attack that could eliminate all the 'humans' who stood before him at extremely high temperatures.

"Stop it!"

The blood vessels in Jin Woo's neck are visible.

"Stop"

The director, who closed his eyes due to the blinding light, slowly dropped his hand.
When the light began to cover the inside, he thought everything was over.
But that's just what he thinks.

‘How ... How did this happen?’

In Karmish's angry mouth, the fire began to extinguish.
The dragon who killed more than one hundred Hunters with his breath suddenly stopped the attack immediately by a single word from Hunter Sung Jin Woo?

Gulp -

The director looks at Jin Woo while trying to calm down.
But then, he saw a very surprising thing.
Jin Woo spoke to Karmish.

"The seal embedded in your head has long been lost. You don't have to follow the Rulers' orders anymore"

The deputy director attached to the director's side was also surprised to ask.

"Now, has he become his summoned beast?"
"... I don't know how to interpret what I'm seeing"

While everyone is in a state of shock, Jin Woo sighs in relief.

‘Huuuuh’

What should I do?
I was very depressed for a short time before, but I was happy with this result.

But -

When he feels that the dragon has strong anger, Jin Woo frankly feels fear.
Shadow Soldier’s are so strong.
As the giant Monarch said, it seems true that the higher the presence possessed by monsters, the stronger they are.
This dragon himself surprised Jin Woo before he obeyed orders from his new king.

"Does this feel like bowing to Shadow Monarch ..."

The dragon, who stands up, lowers his posture and salutes Jin Woo.
When the dragon moved, people who were previously shocked, heaved a sigh of relief.
The dragon then put his nose on the ground, and said naively.

"The Dragon King who can only breathe fire will welcome the new Monarch."

His unique vocabulary then melts in politeness.
Jin Woo then slowly approached the dragon.
Then he touched his nose.
The dragon closed its eyes and enjoyed the hands of its king.
An indescribable sense of comfort passes through his entire body through the nose.
Jin Woo can also feel the dragon's mood getting better.
And Jin Woo's heart which had previously calmed down starts racing again.

Ba dum, ba dum, ba dum.

"Karmish ... Karmish dragon is really becoming my soldier ..."

A smile naturally appears on Jin Woo's face.
Adam, who couldn't close his mouth because he saw a scene that was hard to pin down

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Hanya Monarch Shadow’s yang mampu menarik keluar jiwa yang telah jatuh ke dala jurang jurang kematian.
Dan Naga itu langsung mengetahui identitas Jin Woo hanya dalam sekilas.
King of the Dead,yang meminjam bentuk manusia,memandang dirinya dengan matanya yang agung.

Kekuatan yang kuat lalu menggerakkan seluruh tubuh Naga.
Tapi itu hanya berlangsung untuk sementara waktu.
Saat tatapan naga itu bergerak sedikit lebih jauh ke belakang.
Dia melihat wajah bodoh seorang manusia yang menatapnya dengan mulut terbuka lebar.

‘Manusia … manusia?’

Naga itu mengingat kebencian tak berujungnya pada manusia,yang dia miliki sebelum napasnya dihentikan.
Kemudian rasa sakit saat nafasnya terputus karena manusia muncul kembali.

‘… bunuh manusia’

Tuk –

Naga menjadi gila.
Mata merahnya yang bersinar menyebabkan tubuh semua orang bergetar ketakutan.

“Semuanya … aku akan membunuh kalian semua”

Udara di dalam ruang penyimpanan mulai mendidih.

“Ya Tuhan…”

Direktur melemparkan keterkejutannya.
Tempat ini dirancang agar sesuai dengan ukuran naga yang sedang tertidur.
Tetapi begitu naga yang tertidur bangun dan mengangkat kepalanya,tempat yang lebar ini terlihat sangat kecil.

Creack!

Kepala naga itu mennyentuh langit-langit dan meghancurkan beton yang ada disana.

“Apa apa?”
“Ada apa…?”

Cahaya berwarna merah terlihat di muncul dari dalam mulut naga yang terbuka.
Dan itu mulai membentuk gumpalan yang semakin lama semakin banyak.
Direktur dan wakil direktur telah melihat cahaya merah ini beberapa kali di masa lalu.
Adam yang juga melihat itu berbalik dan berteriak.

“Direktur,kamu harus menghindarinya”
“Itu nafas Karmish! Di mana aku bisa melarikan diri dari itu?”

Jelas bahwa ketika cahaya merah itu dikeluarkan,seluruh markas 『Biro Hunter』 pasti akan runtuh.
Tidak ada tempat untuk menghindari serangan naga disini.

Clang!

Salah satu karyawan yang wajahnya memutih terjatuh.
Dua lainnya buru-buru memasukkan kata sandi untuk mengunci pintu untuk keluar dari tempat penyimpanan.
Namun,direktur dan wakil direktur,yang tahu bahwa itu tidak berguna,hanya bergantian memandang Jin Woo yang menghidupkan kembali Karmish dengan wajah emosional.

Quaaa-

Cahaya merah yang diciptakan oleh sihir akhirnya berubah menjadi bola yang sangat mencolok.
Segera sebelum naga melepaskan serangan yang bisa melenyapkan semua ‘manusia’ yang berdiri di hadapannya dengan suhu yang sangat tinggi.

“Hentikan!”

Pembuluh darah di leher Jin Woo terlihat.

“Berhenti”

Direktur,yang menutup matanya karena cahaya yang menyilaukan,perlahan-lahan menjatuhkan tangannya.
Ketika cahaya mulai menutupi bagian dalam,dia pikir semuanya sudah berakhir.
Tapi itu hanya apa ia pikirkan saja.

‘Bagaimana … Bagaimana ini bisa terjadi?’

Di mulut Karmish yang marah,api mulai padam.
Naga yang telah membunuh lebih dari seratus Hunter dengan nafasnya tiba-tiba menghentikan serangan dengan segera oleh satu kata dari Hunter Sung Jin Woo?

Gulp –

Direktur memandang Jin Woo sambil mencoba menenangkan diri.
Tapi kemudian,dia melihat hal yang sangat mengejutkannya.
Jin Woo berbicara kepada Karmish.

“Segel yang tertanam di kepalamu telah lama hilang.Kau tidak harus lagi mengikuti perintah para Rulers”

Wakil direktur yang menempel di sisi direktur yang juga terkejut bertanya.

“Sekarang,apa dia sudah menjadi mahluk panggilannya?”
“… Aku tidak tahu bagaimana menafsirkan apa yang sedang kulihat ini”

Sementara semua orang dalam keadaan terkejut,Jin Woo menghela nafas lega.

‘Huuuuh’

Apa yang harus kulakukan?
Aku sangat tertekan untuk waktu yang singkat sebelumnya,tapi aku senang dengan hasil ini.

Tapi –

Ketika dia merasakan bahwa naga itu memiliki kemarahan yang kuat,Jin Woo terus terang merasa ketakutan.
Shadow Soldier’s yang begitu kuat.
Seperti yang dikatakan Monarch raksasa,tampaknya benar bahwa semakin tinggi kehadiran yang dimiliki oleh monster,maka semakin kuat juga mereka.
Naga ini sendiri mengejutkan Jin Woo sebelum ia mematuhi perintah dari Raja barunya.

“Apakah ini rasanya tunduk pada Shadow Monarch …”

Naga,yang berdiri,menurunkan postur tubuhnya dan memberi hormat kepada Jin Woo.
Ketika naga itu bergerak,orang-orang yang sebelumnya terkejut,menghela nafas lega.
Naga itu lalu meletakkan hidungnya di tanah,dan berkata dengan naif.

“Raja Naga yang hanya bisa menghembuskan nafas api saja,akan menyambut Monarch baru”

Kosakata yang unik miliknya lalu meleleh dalam kesopanan.
Jin Woo kemudian perlahan mendekati naga itu.
Lalu dia menyentuh hidungnya.
Naga memejamkan mata dan menikmati tangan Raja-nya.
Rasa nyaman yang tak terlukiskan melewati seluruh tubuhnya melalui hidung.
Jin Woo juga bisa merasakan suasana hati naga semakin membaik.
Dan jantung Jin Woo yang sebelumnya sudah tenang mulai terpacu kembali.

Ba dum, ba dum ,ba dum.

“Karmish … naga Karmish benar-benar menajdi prajuritku … ”

Senyum secara alami muncul di wajah Jin Woo.
Adam,yang tidak bisa menutup mulutnya karena melihat pemandangan yang sulit diperc

Advertisement

Disable Third Party Ads